Jember Fashion Carnaval

 

Ceremonial
Sebanyak 400 an peserta berkarnaval, ber fashion run way dan dance, di jalan utama kota Jember disaksikan oleh ratusan ribu penonton di kanan dan kiri jalan. Mereka terbagi dalam 8 defile yang masing-masing defile mencerminkan trend fashion pada tahun yang bersangkutan. Defile pertama adalah defile Archipelago yang mengangkat tema busana nasional dari daerah tertentu secara berkala seperti Jawa, Bali, Sumatera, dan seterusnya. Defile lainnya mengangkat tema fashion yang sedang trend apakah dari suatu negara, kelompok tertentu, film, kejadian atau peristiwa global lainnya. Semua busana dibuat dalam bentuk costume yang kesemuanya dikompetisikan untuk meraih penghargaan-penghargaan.

Peserta merancang, membuat, dan memperagakan sendiri costume mereka termasuk juga make up dan hair style yang ditampilkan. Untuk itu sebelumnya seluruh peserta yang berasal dari berbagai latar belakang usia, pendidikan dan status social mendapatkan in house training fashion design, fashion run way, dance, presenter, make up dan hair style yang diberikan secara cuma-cuma.

Visi & Misi
Visi JFC – Menjadikan Jember sebagai kota wisata mode pertama di Indonesia bahkan di dunia.

Otonomi daerah memungkinkan setiap daerah untuk menggali potensi yang dimiliki yang memungkinkan dapat meningkatkan kemakmuran daerahnya. Untuk memenangkan persaingan antar daerah kita harus memiliki keunggulan yang tidak atau belum dimiliki oleh daerah lain. Fashion Carnaval dengan tema trend dunia tidak dimiliki oleh daerah lain bahkan di dunia pun belum ada yang mengangkat potensi ini. Keunggulan potensi ini dapat memberikan multiplier efek terhadap potensi lain yang kita miliki.

Misi JFC – Suatu proses atau perjalanan yang membawa banyak manfaat bagi pengembangan dunia pendidikan kita ( SDM ), kesenian, budaya dan perkembangan perekonomian.

Konsep 4 E

EDUCATION ( Pendidikan ) Melalui in house training para peserta diberikan pengetahuan merancang busana, fashion run way, fashion dance, presenter, make up dan hairstyle dan melalui ajang kompetisi ( olympiade) terlahir SDM yang percaya diri, terlahir instruktur, leader, koreographer, presenter , singer . Enterpreneur dll. Melalui penggalian potensi diri peserta dengan memberikan kesempatan untuk pengembangan kreativitas melalui kompetisi akan terlahir ide-ide baru baik dibidang seni tari/ dance, merancang busana , aksesories dll. Bagi Penonton juga menambah wawasan tentang budaya daerah dan budaya luar yang beraneka ragam.

ENTERTAINMENT (Hiburan) Sebagai even eksklusif yang dapat menjadi hiburan bagi masyarakat menyeluruh dari segala lapisan baik profesi, usia, pendidikan, latar belakang ekonomi dan sebagainya.

EXHIBITION (Pameran) Menjadi pusat study atau research perihal Fashion Carnaval, menjadi obyek pengambilan photo bagi photographer professional dan banyak hal lainnya.

ECONOMIC BENEFIT (Pengembangan perekonomian). Melalui penyelenggaraan event yang mempunyai konsep yang jelas, SDM yang berkwalitas, berkesinambungan, menarik , memperoleh dukungan dari masyarakat, pemerintah dan wakil rakyat memungkinkan untuk menjadi potensi wisata unggulan yang dapat menggerakkan potensi wisata lainnya ( perhotelan, restaurant, transportasi, souvenir, makanan khas dll. )

History

1998
Berdirinya Rumah Mode Dynand Fariz sebagai realisasi dari keinginan
sdr. Dynand Fariz sebagai pendidik di bidang fashion tidak hanya memahami teori saja tetapi juga terjun langsung sebagai praktisi sehingga tahu persis keadaan di lapangan.
2001
Dimulainya acara Pekan Mode Dynand Fariz dimana seluruh karyawan selama sepekan harus berpakaian sesuai dengan trend fashion dunia
2002
Dimulainya acara pekan Mode Dynand Fariz dengan berkeliling kampung dan alun-alun Jember . Timbulnya gagasan untuk menyelanggarakan JFC.
2003
1 Januari 2003 JFC 1 diselenggarakan bersamaan dengan HUT Kota Jember dengan tema defile CowBoy, Punk dan Gypsy.
30 Agustus 2003 JFC 2 diselenggarakan bersamaan dengan TAJEMTRA dengan tema busana Arab, Maroko, India, China dan Jepang (Asia)
2004
8 Agustus 2004 JFC 3 dengan tema defile Mali, Athena, Brazil, Indian, Futuristic dan Vintage
Kalau JFC 1 dan JFC 2 sebagai EO adalah DFC maka mulai JFC 3 dikelola oleh JFCC (Jember Fashion Carnaval Council)
2005
7 Agustus 2005 JFC 4 dengan tema utama Discover The World menampilkan defile Archipelago Jawa, Tsunami, Disconstruction, Mesir, GrandPrix, Spanyol, England, Carribbean.

*JFCC adalah lembaga nirlaba yang beranggotakan mereka yang perduli pada event ini dan memikirkan pengembangan JFC ke depan yang dikelola secara professional dan transparan dan diaudit oleh lembaga yang berwenang.

Sumber: http://www.jemberfashioncarnaval.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s